Belajarlah sampai kita tidak mampu lagi untuk belajar

Sabtu, 22 Juni 2013

Pendekatan dan Metode Pembelajaran Dalam Kurikulum 2013

Dalam draft Pengembangan Kurikulum 20013 diisyaratkan bahwa proses pembelajaran yang dikehendaki adalah pembelajaran yang mengedepankan pengalaman personal melalui observasi (menyimak, melihat, membaca, mendengar), asosiasi, bertanya, menyimpulkan, dan mengkomunikasikan. Disebutkan pula, bahwa proses pembelajaran yang dikehendaki adalah proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student centered active learning) dengan sifat pembelajaran yang kontekstual. (Sumber: Pengembangan Kurikulum 20013, Bahan Uji Publik, Kemendikbud).
Apakah konsep pendekatan dan metode pembelajaran yang ditawarkan Kurikulum 2013 merupakan konsep yang baru. Menelaah kaimatnya saya beranggapan bahwa konsep yang ditawarkan oleh Kurikulum 2013 bukan merupakan hal yang baru. Pada Kurikulum KTSP bahkan kurikulum sebelumnya juga menawarkan hal yang sama. Jauh sebelum Kurikulum KTSP kita mengenal yang namanya CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif). Di Kurikulum KTSP bahkan kita disuguhi berbagai macam pendekatan dan metode pembelajaran mutakhir yang pada ntinya pembelajaran berpusat pada siswa, misal  :
  1. Pembelajaran Konstruktivisme
  2. PAKEM,  
  3. Pembelajaran Kontekstual,  
  4. Quantum Learning,  
  5. Pembelajaran Aktif,  
  6. Pembelajaran Berdasarkan Masalah,  
  7. Pembelajaran Inkuiri,  
  8. Pembelajaran Kooperatif dengan aneka tipenya,dan lain sebagainya.
Sebenarnya yang menjadi permasalahannya adalah tingkat implementasi yang rendah dari pendekatan dan metode pembelajaran tersebut. Bila kita melakukan observasi maka masih banyak guru yang menggunakan metode ceramah (Chalk and Talk Approach) apapun kurikulum yang digunakan. Bila kondisi ini dibiarkan terus bukan tidak mungkin Kurikulum 2013 tidak akan membawa dampak positif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan demikian menjadi penting sekali guru dibekali (misal dengan pelatihan yang memadai) pendekatan dan metode pembelajaran yang bersifat student centered active learning, bersamaan dengan diberlakukannya Kurikulum 2013. Pelatihannya jangan asal-asalan, tetapi pelatihan yang benar-benar pelatihan.
sumber :  http://fatkoer.wordpress.com/2013/03/08/pendekatan-dan-metode-pembelajaran-dalam-kurikulum-2013/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar